Rancang dari lokasi terlebih dahulu
Siluet yang mengalir dan terlihat indah di depan air terbuka atau perbukitan hijau bisa hilang di latar belakang kota yang sibuk, dan bentuk berstruktur dan grafis yang menonjol di pusat kota bisa terlihat kaku di suasana alam yang lembut. Pilih lokasi sebelum memfinalisasi siluet, bukan sesudahnya.
Warna terhadap suasana, bukan hanya terhadap warna kulit
Pertimbangkan apa yang mengelilingi Anda dalam frame — dedaunan, langit, arsitektur, air — dan pilih warna yang terpisah dengan jelas dari latar itu, bukan yang membaur atau bentrok dengannya. Warna yang terlihat sempurna di gantungan bisa terbaca sangat berbeda setelah lokasinya ditambahkan.
Rancang untuk gerak, bukan untuk berdiri diam
Sesi pre-wedding biasanya melibatkan berjalan, duduk, dan gerak berulang untuk berbagai pengambilan gambar, lebih banyak dibanding busana upacara biasanya dalam satu rentang waktu. Pilih kain dan struktur yang mempertahankan bentuknya melalui gerak berulang, bukan bagian yang dirancang terutama untuk dilihat berdiri di satu tempat.
Selaraskan pasangan tanpa harus sama persis
- Pilih keluarga warna atau nada kain yang sama, bukan busana yang identik
- Seimbangkan formalitas antara kedua outfit agar tidak ada yang terlihat lebih formal dari yang lain
- Bawa opsi kedua yang lebih sederhana untuk berganti di tengah sesi
- Pertimbangkan kenyamanan untuk berapa lama pun sesi berlangsung, termasuk waktu menunggu antar setup
Jaga tetap terpisah dari busana hari pernikahan Anda
Outfit pre-wedding tidak perlu menjadi bocoran dari look hari pernikahan Anda, dan menjaga keduanya tetap berbeda melindungi dampak busana sebenarnya pada hari itu. Perlakukan sesi ini sebagai brief desainnya sendiri, dirancang untuk kamera dan lokasi yang ada di depan Anda.
